|
![]() Home |
About |
![]() Contact |
|
Online: 1 | Di Lihat: 9 | Total: 174389
|
Syukran (tengah), seorang pedagang tomat di Pasar
Paya Ilang Takengon, Aceh Tengah, Aceh, sedang
membacakan teks naskah sumpah pemuda saat
upacara peringatan sumpah pemuda di lapangan
Setdakab setempat, Rabu (28/10/2015).
Ada yang menarik dari pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Aceh, Rabu (28/10/2015) pagi.
Seorang petugas pembaca naskah sumpah pemuda merupakan seorang pedagang tomat yang setiap hari membuka lapak di Pasar Terpadu Paya Ilang, Takengon."Saya tidak pernah sama sekali menjadi petugas dalam suatu upacara apa pun, tetapi kali ini saya merasakan sesuatu yang luar biasa," kata Syukran usai upacara.
Pria berambut kriwil ini bahkan tidak tampak gugup saat membacakan naskah Sumpah Pemuda yang dirumuskan pada 28 Oktober 1928 tersebut. Dengan tegas dan sigap, dia melakukan tugasnya dengan didampingi oleh dua orang petugas upacara lainnya, yaitu Satria Darmawan yang membacakan teks UUD 1945 serta Musliadi menjadi petugas pembaca naskah sumpah pemuda merah putih menuju Indonesia Hebat (Sumpah Pemuda Jilid II)."Saya bangga karena bisa berbuat sesuatu untuk nusa dan bangsa," kata Syukran yang ternyata merupakan alumni Universitas Gajah Putih, Takengon.
Upacara yang diikuti ratusan orang dari berbagai instansi maupun pelajar dari SMA di sekitar Kota Takengon ini berlangsung khidmat. Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, bertindak sebagai inspektur upacara.
Pilihan Kategori |
|
» Berita Riau» » » » » » » » » » » » » » |