|
![]() Home |
About |
![]() Contact |
|
Online: 1 | Di Lihat: 7 | Total: 175914
|
Memangnya ada kesalahan saat mandi?
1. Mandi air panas
Banyak yang berpikir mandi air panas baik untuk
terapi karena bisa merilekskan otot-otot tubuh, tapi
dokter kulit menyatakan ada dua alasan mengapa
harus menghindari mandi air panas. Cynthia Bailey, dokter kulit dan pendiri
DrBaileySkinCare.com menyatakan bahwa alasan
yang pertama adalah air panas bisa
menghilangkan terlalu banyak minyak alami
(ibaratnya seperti air panas untuk membersihkan
minyak pada panci atau wajan). Alasan kedua adalah air panas membawa sirkulasi darah ke kulit
sehingga kulit berubah menjadi kemerahan. Hal ini
bisa menyebabkan gatal bahkan ruam.
2. Mandi terlalu lama
Tak jarang saking 'terbuai' dengan kesegaran saat
mandi, belum lagi kalau ditambah mandi uap, atau
bagi cewek pakai luluran, bikin kita berlama-lama
mandi. Bisa sampai 15-30 menit. Padahal itu tidak
bagus untuk kelembaban kulitmu.
3. Menggunakan sabun deodoran
Menggunakan sabun deodoran, sabun antibakteri,
sampai sabun beraroma wangi-wangian, dan
berbahan keras lainnya, ternyata justru
menurunkan kadar kelembaban kulitmu, lho.
Asisten Profesor Klinis di bidang dermatologi Yale University ini menyarankan untuk menghindari berbelanja sabun yang mengandung bahan keras seperti parabens, wewangian, triclosan, warna sintesis, formaldehida, sodium lauryl sulfate/ sodium laureth sulfate. Semua itu justru memperburuk kesehatan kulit dan menjadikannya kering.
4. Menyabuni seluruh tubuh5. Terlalu lama melembabkan kulit
Kalau kamu menggunakan pelembab kulit setelah
tiga menit selesai mandi, itu tidaklah tepat,
percuma. Baiknya kamu menggunakannya tepat
sepanjang tiga menit pertama pasca selesai mandi,
saat masih ada air yang menempel di tubuhmu.
Dengan begini, pelembabmu akan bekerja sehingga tidak menjadikan kulit cepat kering.
"Itu tidak berbahaya dan bisa pergi kapan saja, tapi bisa membuatmu merasa gatal-gatal," tutur Patricia Farris.
7. Membuang-buang uang untuk produk 'alami'8. Mencuci rambut setiap hari
"Kamu yang punya rambut tipis, lembut, dan halus,
harus menghindari keramas terlalu sering.
Setidaknya hanya dua kali dalam satu minggu
supaya produksi minyak alami tetap seimbang.
Rambutmu akan lembab seimbang," terang Andrea
L Hayden, Direktur Asosiasi Internasional Trichologists (USA) dan pemilik The Hair
Management Group di San Antonio, TX. Trichologists
sendiri adalah istilah teknis untuk para profesional
kesehatan yang mengkhususkan diri dalam rambut
dan kulit kepala.
Nah, buat kamu yang memiliki rambut dengan tekstur kasar atau rambut keriting alami, membutuhkan waktu lebih lama untuk menyeimbangkan jumlah minyak alami. Jadi, keramas dapat dilakukan seminggu sekali. Namun begitu, kalau kamu ingin menyegarkan rambut/ kulit kepala pada pertengahan minggu, kamu bisa pakai kondisioner dan membilas secara menyeluruh.
9. Menggunakan sampo yang sama dalam waktu lamaNah, jika rambut justru sudah menunjukkan kerusakan, Andrea L Hayden menyarankan untuk segera menggunakan perawatan protein setidaknya sebulan sekali untuk memulihkan protein yang hilang dan meningkatkan kekuatan rambut.
Pilihan Kategori |
|
» Berita Riau» » » » » » » » » » » » » » |